Lewati ke konten utama
G GeoSphere
MET-07 ~15 mnt

Mengenal Diagram Termodinamika Atmosfer

"Bagaimana satu balon cuaca yang naik sekali bisa memberi tahu apakah sore nanti akan terjadi badai petir?"

Diagram termodinamika atmosfer Skew-T: Profil suhu lingkungan ELR, parsel adiabatik, titik LCL, LFC, serta energi ketidakstabilan konvektif CAPE dan penghambat CIN.
Diagram termodinamika atmosfer Skew-T: Profil suhu lingkungan ELR, parsel adiabatik, titik LCL, LFC, serta energi ketidakstabilan konvektif CAPE dan penghambat CIN. Kredit: Tim Pengembang GeoSphere • Lisensi: CC-BY-4.0

Intinya

Balon radiosonde mengukur suhu dan kelembapan di tiap ketinggian. Hasilnya diplot pada diagram termodinamika untuk menilai apakah udara yang terangkat akan terus naik dan menjadi badai. Fakta Terverifikasi

Amati

Bagaimana satu balon cuaca yang naik sekali bisa memberi tahu apakah sore nanti akan terjadi badai petir?

Pahami

  • Radiosonde. Balon berisi hidrogen atau helium membawa alat ukur ke sekitar 30 km. Alat mengirim suhu, kelembapan, tekanan, dan angin lewat radio. Peluncuran rutin dilakukan di seluruh dunia pukul 00 dan 12 UTC.
  • Diagram termodinamika. Sumbu tegak adalah tekanan (ketinggian), sumbu datar suhu. Dua kurva diplot: suhu lingkungan dan titik embun. Garis acuan menunjukkan pendinginan udara kering dan jenuh saat naik.
  • Stabilitas. Bayangkan parsel udara diangkat. Jika lebih dingin dari lingkungan, ia tenggelam kembali (stabil). Jika lebih hangat, ia terus naik (tidak stabil).
  • Energi badai. Luas area saat parsel lebih hangat dari lingkungan disebut CAPE. Makin besar CAPE, makin kuat arus naik dan makin besar peluang badai petir. Lapisan inversi bisa menahan pengangkatan.

Istilah penting:

Hubungkan

Parsel udara seperti balon udara panas. Balon lebih hangat dari sekitarnya naik terus, balon yang lebih dingin turun lagi.

Jelajahi

Membandingkan profil suhu lingkungan dengan lintasan parsel yang diangkat.

Laju Penurunan Suhu Lingkungan (ELR)7.0 °C / km
2.0 °C/km (Sangat Stabil)12.0 °C/km (Sangat Ekstrem)
Klasifikasi Stabilitas Atmosfer

Tidak Stabil Bersyarat (Conditionally Unstable)

Diagram Sounding
Laju Parsel Kering (DALR)9,8 °C / km
Laju Parsel Basah (SALR)~6,0 °C / km
Laju Lingkungan (ELR)7.0 °C / km
Mekanisme Gerak Vertikal Parsel

Nilai ELR berada di antara laju basah dan laju kering (6,0°C < ELR < 9,8°C/km). Parsel udara bersifat stabil selama kering, namun berubah menjadi TIDAK STABIL setelah mencapai titik kondensasi jenuh akibat pelepasan panas laten.

⛅ Dampak Cuaca Nyata: Kondisi paling umum di atmosfer tropis Indonesia: jika ada pemicu pengangkatan (seperti pegunungan atau pemanasan terik siang hari), hujan konvektif lokal akan meletup di sore hari.

Luruskan

Dalam Dunia Nyata

BMKG dan pusat cuaca dunia memakai data radiosonde sebagai masukan model prakiraan. Penerbangan memakainya untuk memperkirakan turbulensi dan petir.

Coba Jelaskan

Cek Pemahaman

Kenali

Apa fungsi radiosonde?

Jelaskan

Mengapa parsel udara yang lebih hangat dari lingkungannya terus naik?

Terapkan

Hasil radiosonde menunjukkan lapisan inversi (suhu naik terhadap ketinggian) tebal di atas 1 km. Apa dampaknya pada pembentukan awan tinggi?

Modul Terkait